Multiply dan Segala Kenangannya

26 April 2013

Saya melihat pengumuman dari Multiply Indonesia bahwa mereka tutup per tanggal 6 Mei 2013. Dijelaskan bahwa mereka benar2 berhenti menjalankan usaha tanggal 31 Mei 2013 tanpa disertai alasan yang jelas. Saya membaca artikel di Kompas bahwa MP gagal menjadi yang terdepan dalam e-commerce.

 

29 April 2013

Seharusnya hari ini adalah perayaan situs MP saya yang dulu beralamat di http://airde.multiply.com yang ke-7. Saya memulai segala2nya pada tanggal 29 April 2006. Enam tahun lebih saya memiliki kehidupan kedua di MP tersebut. Bertemu dengan mereka yang sehobi, berinteraksi, berbagi informasi, dan banyak lagi. Dan semua kesenangan itu musnah ketika MP memberikan pengumuman penutupan fasilitas jejaring sosialnya dan beralih ke e-commerce pada bulan Agustus 2012 yang lalu.

Saya kesal? Iya!

Saya sudah memprediksi kalau terobosan ini akan sia2, dan cenderung justru akan menghancurkan MP sendiri. MP diminati banyak blogger (termasuk saya) karena kemudahan dan fasilitasnya yang lengkap. Itu yang dihilangkan oleh MP, jadi saya berpikir bagaimana caranya membangun basis pengguna baru sementara basis pengguna yang lama saja diperlakukan seperti ini? Basis pengguna setia justru ditelantarkan dan dianggap angin lalu saja.

Dan saya tidak melakukan apapun pada MP saya, tidak membuat cadangan atau tindakan penyelamatan lainnya.

Postingan terakhir saya adalah figureview terhadap Dino Megazord MMPR 2010 yang ironisnya lebih dulu dirilis di blog WordPress saya ini. Saya memang sudah jauh2 hari memberdayakan Edria’s Realm yang baru di WP karena ulah MP itu. Saya tidak bisa berlarut2 terjebak romantisme MP dan terus berjalan. Meskipun akibatnya terasa jelas, kawan2 di MP terpecah2 sekarang. Ada yang di Blogspot, WordPress, Posterous (bahkan yang ini juga udah mati), atau hilang dari peredaran sama sekali.

Tapi melihat isi MP saya sendiri, saya merasa sudah pantas untuk hilang. Ada banyak hal yang memalukan pernah terjadi di situ, meskipun memang lebih banyak hal2 indahnya. Tapi tidak ada yang abadi di dunia ini.

Dan sekarang saya mendapatkan fakta kalau MP gagal total dalam kancah e-commerce. Saya dari awal memang sudah sinis. Bagaimana mungkin MP yang reputasinya sebagai penyedia blog dan fitur jejaring sosial mau dan mampu menyaingi FJB Kaskus, Toko Bagus, Berniaga, Lazada, yang sudah lebih dulu populer. MP terlalu naif dengan memindahkan kantor pusat ke Jakarta sementara Indonesia masih merupakan pangsa pasar yang jelek dalam hal internet. MP memanfaatkan momentum yang keliru, apa karena penjualan dalam jaringan (online electronic commerce) tengah berkembang di Indonesia lalu bisa saja langsung jadi pemimpin pasar? Atau hanya karena jumlah penduduk Indonesia (dan Filipina) yang banyak? Pandangan sinis saya tersebut boleh dibilang terbukti terlalu cepat. MP layu sebelum berkembang.

Kesalahan terbesar MP adalah menelantarkan dan mengusir pengguna setia (seperti saya ini).

MP sudah ibarat rumah kedua bagi saya dulunya. Kalau ada apa2 di internet saya akan lari ke sana. Interaksi yang hangat, bebas menjadi diri sendiri, dan beragamnya topik yang diketengahkan membuat MP menjadi dunia virtual yang nyaman bagi pribadi2 seperti diri saya ini. Saya benar2 menjadi diri sendiri, tidak terkungkung oleh status saya yang dosen. Saya di MP sama dengan pengguna lainnya. Saya menerima dan diterima oleh mereka2 yang nimbrung di situ. Saya berteman dan bertengkar di situ. Saya berinteraksi dan bereaksi di situ.

Hancur hati saya saat membaca pengumuman dari MP bulan Agustus 2012 tersebut. Saya tidak bisa berkata dan berbuat banyak. Rumah kedua saya digusur dengan alasan yang tak masuk akal.

Sekarang boleh dibilang, saya nyaman dengan WordPress tetapi tetap saja belum mampu menyaingi interaksi MP yang menjadi andalannya. Sejujurnya, saya merasa sendiri di WP ini, karena miskin interaksi. Pun saya masih posting ini posting itu hanya karena selalu ingin menyalurkan apa yang saya bisa, menulis. Toh siapa saya ini? Bukan orang terkenal juga.

MP boleh mati, tapi saya masih jalan terus. Biarlah yang jadi kenangan tetap jadi kenangan yang indah. Saya tidak akan melupakan MP, tapi saya tidak bisa romantis. Bahwa saya masih memiliki banyak jalan di ranah virtual ini.

About edriasandika

- Lecturer - Blogger - Popular Culture Fan - Figure Collector - Model Kit enthusiast

Posted on April 29, 2013, in Blog and tagged . Bookmark the permalink. 1 Comment.

  1. barusan nyari review toys, ketemu blog ente gan, ternyata ini sama ya ama airde.multiply yg dulu itu, wah ane udah beberapa kali berkunjung ke blog lama ente, liat2 review gundam…. hongli, he he, terus berkarya masbrošŸ˜€

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: